Home Berita dan Artikel Berita Prov Pemprov Harus Dorong Wiraswasta Pertanian

Pemprov Harus Dorong Wiraswasta Pertanian


SAMARINDA - Ketua Komisi II DPRD Kaltim H.Aji Sofyan Alex menilai, perhatian pemerintah daerah terhadap pertumbungan ekonomi dengan membangkitkan minat masyarakat untuk berwiraswasta masih sangat minim mengingat masih banyak lahan tidur di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang tidak tergarap.

“Ada ribuan hektare lahan milik warga yang tersebar hampir di seluruh daerah Kukar antara lain Kota Bangun, Muara Jawa, Anggana, Sungai Meriam dan masih banyak lainnya. Saya melihat ada peluang ekonomi besar tetapi tidak dimanfaatkan secara maksimal karena hanya ditanami singkong, bahkan sebagian besar hanya berupa lahan tidur,” ucapnya.

Dikatakannya, untuk menghidupkan lahan itu, maka perlu melihat peluang pertanian yang mempunyai nilai jual tinggi serta memiliki iklim yang cocok dengan kawasan setempat sehingga bukan hanya akan menghidupkan lahan melainkan juga membuka lapangan kerja secara kolektif dan mandiri yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan asli daerah.

Ia menyebutkan, jenis tanaman pertanian yang mempunyai nilai jual tinggi dan mendapat iklim yang cocok adalah tanaman kelapa sawit dan karet yang harganya cenderung stabil bahkan mengalami kenaikan. “Masyarakat bukannya tidak ingin menghidupkan sektor pertanian, namun keterbatasan dana menjadi penyebab utama di samping masih minimnya pemahaman menanam jenis kelapa sawit dan karet.

Untuk itu sangat dibutuhkan peran pemerintah daerah terkait persoalan itu,” paparnya. Disebutkannya, Komisi II yang dipimpinya akan membantu warga dengan memfasilitasi melalui penyampaian kepada pemerintah Kabupaten dan juga Pemprov Kaltim agar dapat ditindaklanjuti, terutama memperjuangkannya agar dapat teralokasikan dalam APBD baik Kukar maupun Kaltim mengenai bantuan modal untuk pengembangan usaha pertanian dalam arti luas.

“Dengan luas total ribuan hektare maka dapat dibayangkan berapa ton kelapa sawit maupun karet yang dapat dihasilkan, dengan hasil itu maka tidak menutup kemungkinan dapat diekspor ke negeri tetangga sehingga mampu menghidupkan sektor pertanian di kukar secara lebih baik lagi,” sebutnya.

Menurut Aji Sofyan, pemerintah saat ini masih terlena dengan keuntungan dari komoditi pertambangan sehingga seakan melupakan peluang besar lainnya terutama bidang pertanian dan perkebunan, padahal sektor ilir ini menjadi aset di masa depan dikarenakan sifatnya yang tidak akan pernah habis.

Ia menambahkan bahwa Kukar seharusnya dapat belajar dari Perda Kukar Tentang Pajak mulai dari pajak jalan tol yang menghubungkan Samarinda-Tenggarong hingga lainnya yang dicabut oleh Mendagri, yang mana hal itu membuat daerah kaya itu kehilangan miliaran pendapatan daerahnya.

“Kalau ingin daerah Kukar tetap maju maka tidak akan bisa bergantung kepada batu bara saja sebab sepuluh hingga dua puluh tahun ke depan dipastikan akan banyak berkurang sehingga untuk menyiasatinya pemerintah harus punya sector andalan lainnya agar tidak terjebak oleh krisis,” tegas Sofyan.(metrobalikpapan.co.id/28/04/2010)
 
Kalender Agenda
previous month November 2014 next month
M T W T F S S
week 44 1 2
week 45 3 4 5 6 7 8 9
week 46 10 11 12 13 14 15 16
week 47 17 18 19 20 21 22 23
week 48 24 25 26 27 28 29 30
Polling
Bagaimana menurut Anda website BKD Tipe 3 ini?

Please register to vote

 
buy viagra online | viagra price | viagra side effects | information viagra | buy viagra | buy viagra pills | buy generic viagra | viagra for sale | order viagra online | is viagra safe for women | free viagra sample | viagra natural | female viagra | viagra 6 free samples | USA viagra | Viagra uk | viagra purchase | dosage viagra | discount viagra | viagra cheap | non prescription viagra