Selamat Datang di Website Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Timur
Sosialisasi Aplikasi Jabatan Fungsional: BKD Resmikan SI Gadis dan Tingkatkan Layanan Uji Kompetensi ASN - BKD. Prov.Kaltim

Sosialisasi Aplikasi Jabatan Fungsional: BKD Resmikan SI Gadis dan Tingkatkan Layanan Uji Kompetensi ASN

  Selasa, 18-11-2025   15:11   Renick   175

Samarinda — Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Timur kembali melaksanakan Sosialisasi Aplikasi Pengembangan Jabatan Fungsional yang kini telah dilengkapi dengan fitur terbaru, yaitu pengusulan uji kompetensi, serta memperkenalkan aplikasi baru pencantuman gelar yang diberi nama SI Gadis (Sistem Informasi Pencantuman Gelar Terintegrasi). Kegiatan yang digelar pada Senin, 18 November 2025 ini merupakan bagian dari komitmen BKD dalam memperkuat kualitas manajemen kepegawaian melalui digitalisasi, penyederhanaan proses pelayanan, serta penguatan integritas data ASN.

Dalam sambutan Kepala BKD yang disampaikan oleh Sekretaris BKD, Jane Nazaruddin, dijelaskan bahwa fitur pengusulan uji kompetensi menjadi langkah strategis dalam peningkatan kualitas layanan kepegawaian. Proses pengajuan uji kompetensi yang selama ini sering terkendala oleh ketidakteraturan data, perbedaan format dokumen, dan kurangnya monitoring, kini dapat berjalan lebih terstruktur, transparan, dan real time melalui sistem digital. Hal ini mempercepat pemenuhan kebutuhan jabatan fungsional sekaligus memastikan kesiapan ASN secara administratif maupun substantif.

Jane juga menekankan bahwa fitur uji kompetensi yang terintegrasi akan mendukung perencanaan pengembangan karier ASN secara lebih efektif. ASN dapat memahami persyaratan jenjang jabatan, memantau perkembangan kompetensi, serta menyesuaikan kapasitas diri dengan kebutuhan organisasi. “Dengan data yang rapi dan sistem yang mumpuni, perangkat daerah dapat mengisi kebutuhan jabatan fungsional dengan lebih tepat dan memperkuat kualitas layanan publik berbasis keahlian,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, BKD memperkenalkan aplikasi baru pencantuman gelar SI Gadis (Sistem Informasi Pencantuman Gelar Terintegrasi). Aplikasi ini dirancang untuk memastikan ketertiban administrasi, keabsahan data pendidikan, serta konsistensi pencatatan gelar dalam dokumen kepegawaian. Melalui SI Gadis, proses pencantuman gelar menjadi lebih cepat, akurat, dan minim kesalahan karena dilakukan secara digital dan terstandar. Integrasi data pada aplikasi ini mendukung proses kenaikan pangkat, penyesuaian ijazah, dan pemetaan kompetensi yang lebih tepat dan akuntabel.

“Transformasi digital ini bukan hanya pembaruan teknis, tetapi merupakan upaya untuk menata sistem karier ASN agar lebih meritokratik, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan,” tegas Jane. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memahami dan menerapkan penggunaan aplikasi secara optimal di unit kerja masing-masing.

Plt Kepala Bidang Pengembangan ASN, Reny Musta, dalam sambutannya menambahkan bahwa sosialisasi ini memberikan pemahaman menyeluruh kepada perangkat daerah mengenai mekanisme penggunaan aplikasi pengembangan jabatan fungsional, fitur pengusulan uji kompetensi, serta prosedur pencantuman gelar melalui aplikasi SI Gadis.

Reny menegaskan empat maksud dan tujuan utama kegiatan, yaitu:

  1. Meningkatkan pemahaman perangkat daerah terkait aplikasi pengembangan jabatan fungsional termasuk fitur pengusulan uji kompetensi.

  2. Mewujudkan jabatan fungsional yang profesional melalui pembinaan karier yang sistematis, transparan, dan terukur.

  3. Menstandarkan proses pencantuman gelar ASN melalui SI Gadis, sehingga lebih tertib, akurat, dan terintegrasi dengan data kepegawaian.

  4. Memperkuat sinkronisasi data pendidikan, kompetensi, dan kebutuhan jabatan fungsional untuk mendukung perencanaan pengembangan karier ASN di daerah.

Melalui kegiatan ini, BKD berharap seluruh perangkat daerah dapat mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi digital tersebut, sehingga transformasi manajemen ASN di Provinsi Kalimantan Timur berjalan lebih efektif, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan publik. (RN)

Berita Provinsi