Pengumuman Hasil SKD CPNS Pemprov. Kaltim 2019 dapat dilihat disini
Tupoksi

Tugas, Fungsi dan Tata Kerja BKD Prov. Kaltim


TUGAS :

 

BKD Provinsi mempunyai tugas pokok melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintahan dibidang kepegawaian yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada Daerah Provinsi. 


FUNGSI :

Dalam menyelenggarakan tugas pokok, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi mempunyai fungsi :

1.

Perumusan kebijakan bidang kepegawaian daerah sesuai dengan rencana strategis yang telah ditetapkan oleh Pemerindah Daerah;

2.

Pemberian dukungan atas perencanaan, pembinaan dan pengendalian kebijakan bidang kepegawaian daerah;

3.

Perumusan, perencanaan, pembinaan, koordinasi dan pengendalian teknis dibidang mutasi;

4.

Perumusan, perencanaan, pembinaan, koordinasi dan pengendalian teknis dibidang pengembangan;

5.

Perumusan, perencanaan, pembinaan, koordinasi dan pengendalian teknis dibidang pembinaan;

6.

Perumusan, perencanaan, pembinaan, koordinasi dan pengendalian teknis dibidang dokumentasi dan informasi;

7.

Penyelenggaraan urusan kesekretariatan;

8.

Pelaksanaan Unit Pelaksana Teknis Daerah

9.

Pembinaan Jabatan Fungsional; dan

10.

Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang dan tugas dan fungsinya.


TATA KERJA :

1.

Dalam melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Sekretaris, Kepala Bidang, Kepala Sub Bagian, Kepala Sub Bidang dan Kelompok Jabatan Fungsional Wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasim dan sinkronisasi dan simplikasi baik dalam lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan Pemerintah Provinsi serta instansi di luar Pemerintah Provinsi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing;

2.

Setiap Pimpinan Satuan Organisasi wajib bertanggung jawab memimpin dan mengkoordinasikan bawahannya masing-masing serta memberikan bimbingan dan petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahannya ;

3.

Setiap Pimpinan Satuan Organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk dan bertanggung jawab pada atasannya masing-masing serta menyampaikan laporan berkala tepat waktu;

4.

Setiap laporan yang diisikan oleh Pimpinan Satuan Organisasi dari bawahannya wajid diolah dan dipergunakan sebagai bahan menyusun laporan lebih lanjut dan petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahannya;

5.

Tembusan laporan wajib disampaikan kepada Kepala Satuan Organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja;

6.

Setiap Pimpinan Satuan Organisasi wajib melaksanakan pengawasan melekat terhadap bawahannya;

Tupoksi